Sabtu, 16 Maret 2013

Spitfire




Merupakan pesawat terbaik RAF. Pesawat ini sangat terkenal dalam Battle of Britain karena dapat mengalahkan pesawat fighter Jerman. Spitfire ini secara harfiah berarti "Ludah Api".

Spesifikasi :
 
Nama : Supermarine Spitfire
Tipe : Fighter
Mesin : Piston (1× Rolls-Royce Merlin 45 )
Maximum Speed : 605 km/h
Jarak maksimum (Range) : 1,840 km
Senjata : 2 kanon, 4 Senapan mesin (Browning machine guns), 2 bom (113 kg)

P-51 Mustang



Merupakan pesawat terbaik USAAF yang menjadi lawan tangguh bagi Fw-190 milik Jerman. Pesawat ini dapat berfungsi sebagai petarung sendiri maupun pengawal pesawat bomber. Mustang menjadi satu-satunya pesawat fighter yang mampu mencapai Berlin.

Spesifikasi :
 
Nama : North American P-51 Mustang
Tipe : Fighter
Mesin : Piston (1× Packard V-1650-7)
Maximum Speed : 703 km/h (437 Mph)
Jarak maksimum (Range) : 2,755 km
Senjata : 6 Senapan mesin (M2 Browning machine guns), 10 roket, 2 bom

B-29 Superfortress





Ini adalah pesawat pengebom amerika yang sangat terkenal pada PD II. Pesawat B-29 dengan code name “Enola Gay” adalah pesawat yang menjatukan bom atom “Little Boy” ke Hiroshima pada 6-8-1945 dan bom atom “Fat Man” ke kota Nagasaki 3 hari kemudian.

Spesifikasi :

Nama : Boeing B-29 Superfortress
Tipe : Bomber (strategic)
Mesin : 4 Mesin piston radial turbo
Maximum Speed : 574 km/h
Jarak maksimum (Range) : 5,230 km
Senjata : Kanon, 10 Senapan mesin, 9000 kg bom

P-38 Lightning
















Pesawat ini memiliki bentuk unik karena memiliki desain twin booms. Sepintas terlihat seperti dua pesawat yang menjadi satu padahal tidak.
Spesifikasi :

Nama : Lockheed P-38 Lightning
Tipe : Heavy Fighter
Mesin : 2 Mesin piston
Maximum Speed : 712 km/h
Jarak maksimum (Range) : 1770 km – 3640 km
Senjata : 1 kanon, 4 Senapan mesin, roket, bom

P-47 Thunderbolt










Disebut juga “Jug”. Merupakan pesawat fighter terbesar, terberat, dan termahal sepanjang sejarah untuk tipe pesawat mesin tunggal. Selain efektif untuk pertempuran udara, pesawat ini juga efektif untuk serangan darat (Ground attack)
Spesifikasi :

Nama : Republic P-47 Thunderbolt
Tipe : Fighter-Bomber
Mesin : Piston (1× Pratt & Whitney R-2800-59) radial
Maximum Speed : 697 km/h (433 Mph)
Jarak maksimum (Range) : 1290 km (combat), 2900 km (ferry)
Senjata : 8 Senapan mesin (M2 Browning machine guns), 10 roket, bom

Nippon : Mitsubishi A6M Reisen / ZEKE

Mitsubishi A6M yang terkenal, secara popular disebut dengan “Zero”, adalah pesawat tempur kapal induk pertama di dunia yang mampu mengalahkan pesawat tempur “land-based” (pesawat tempur biasa, bukan dari kapal induk) sejaman yang dia hadapi. Karena kecerobohan inteligen Sekutu, pesawat ini mampu meraih superioritas udara intermediet di atas Hindia Timur (Indonesia?) dan Asia Tenggara.
 

Didesain di bawah kepemimpinan Jiro Honkoshi pada 1937 sebagai pengganti A5M yang usang, purwarupa A6M1 diterbangkan pertama kali pada 1939 cengan sebuah mesin 582kW Mitsubishi Zuisei 13 radial; produksi pesawat tempur A6M2 dengan dua senapan 20mm yang terpasang pada sayap dan dua senapan 7,7mm yang terpasang pada hisungnya, dilengkapi dengan mesin 708kW Nakajima Sakae 12 radial, dan dengan versi inilah AL Jepang menyerang Pearl Harbor, dan mendapatkan superioritas udaranya di Malaya, Pilipina dan Burma. Pada musim semi 1942, A6M3 dengan mesin “two-stage supercharged Sakae 21” mulai beroperasi. Pesawat versi ini membuang lipatan pada ujung sayapnya dari versi terdahulunya. Pertempuran di Midway mewakili puncak kejayaan tempur Zero; selanjutnya pesawat lincah ini menemukan tandingannya yaitu F6F Hellcat dan P-38 Lightning milik Amerika. Untuk membalas pesawat baru milik Amerika ini, A6M5 diluncurkan yang dilengkapi dengan mesin Sakae 21 dan sistem exhaustnya dikembangkan, menghasilkan kecepatan maksimal 565 km/jam. Banyak pesawat A6M5 (dan subvariannya) diproduksi melebihi pesawat jepang lain. 5 Pesawat jenis inilah yang menenggelamkan kapal induk St Lo dan merusak 3 kapal lainnya pada 25 Oktober 1944. Versi lainnya adalah A6M6 dengan mesin “water-methanol boosted Sakae 31” dan A6M7 yang bertipe “fighter/dive-bomber”. Total produksi A6M adalah 10.937. Nama Zeke ditujukan untuk A6M, tetapi Zuke adalah nama untuk versi “float” (pesawat yang dapat mendarat di air), A6M2-N.
 

Spesifikasi :

Specification
MODEL: A6M2
CREW: 1
ENGINE: 1 x Nakajima NK1F "Sakae 12", 705kW
WEIGHTS:
Take-off weight: 2410-2796 kg
Empty weight: 1680 kg '
DIMENSIONS:
Wingspan: 12.0 m
Length: 9.06 m
Height: 3.05 m
Wing area: 22.44 m[sup]2[/sup]
PERFORMANCE
Max. speed: 525 km/h
Cruise speed: 330 km/h
Ceiling: 10000 m
Range w/max.fuel: 3050 km
Range w/max.payload: 1850 km
ARMAMENT: 2 x 20mm cannons, 2 x 7.7mm machine-guns, 60kg of bombs

Rabu, 06 Februari 2013

NAZI: Erwin Rommel, Si Rubah Gurun Penakluk Tobruk


Erwin Rommel Si Rubah Gurun Penakluk Tobruk 150x150 Erwin Rommel, Si Rubah Gurun Penakluk Tobruk

Diantara banyak jenderal Nazi, Rommel adalah yang paling ternama. Bernama lengkap Erwin Johannes Eugen Rommel, Si Rubah Gurun dilahirkan pada 15 November 1891.

Menjadi anak seorang kepala sekolah, ayahnya ingin agar kelak Rommel dapat mengikuti jejaknya. Kejeniusan Rommel sama sekali tidak nampak kala masih belia. Sebagai kanak-kanak, kondisi fisik Rommel amat lemah dan sering sakit-sakitan.
Sebagai anak sekolah, dia pun bukan masuk golongan menonjol. Di sekolah Rommel hanya melakukan sesuatunya dengan minimum. Menjelang remaja, dia mulai melatih kekuatan dan kebugaran secara berkala. Mulai saat itu kondisi fisiknya mulai kuat dan fit. Akhirnya, dibanding menjadi guru, Rommel memilih masuk dinas tentara.

PD I yang pertama-tama menjadi ajang pembuktian kehebatan Rommel. Pada 17 Januari, Rommel yang memimpin 200 orang prajurit mampu menawan 400 tentara Rumania dalam satu serangan yang terkoordinasi. Selama PD I ini dia juga beberapa kali terluka, mendapatkan penghargaan atas keberaniannya dan pada akhir perang mendapatkan beberapa kali kenaikan pangkat hingga mencapai jenjang kapten.
Salah satu titik balik dalam kehidupan Rommel adalah saat dia menulis buku “Infantry in the Attack”. Buku ini ditulis berdasarkan pengalamannya saat PD I. Rupanya buku ini menarik perhatian Hitler. Mulai dari sini Rommel kemudian menjadi anggota pasukan pengaman pribadi Hitler.
Namun, peristiwa yang menjadikan dia legenda tak lain adalah penunjukannya sebagai Komandan Afrika Korps. Kesatuan ini dibentuk untuk membantu Italia yang terdesak oleh pasukan sekutu di Afrika utara. Di pertempuran-pertempuran gurun inilah Rommel membangun reputasinya sebagai Si Rubah Gurun.
Dari sekian misinya di Afrika, penaklukan Tobruk dianggap sebagai kemenangan terbesar Rommel. Tobruk adalah kota pelabuhan penting yang terletak di tepi Laut Tengah yang masuk wilayah Libya sekarang. Misi penaklukan Tobruk dimulai pada 26 Mei 1942. Rommel berinisiatif lebih dulu melakukan serangan-serangan ke kantong pasukan sekutu.
Pasukan sekutu yang terutama dimotori Inggris bukanlah kekuatan sembarangan. Statistik sebelum penyerbuan menunjukkan bahwa pasukan sekutu unggul dalam jumlah kendaraan lapis baja dengan perbandingan 850 lapis baja milik sekutu berbanding 560 milik Jerman dan Italia.
Dari total 560 ini sekitar 230 adalah milik Italia. Di masa itu, lapis baja buatan Italia terkenal bereputasi payah dan bermutu rendah. Pasukan Italia sendiri menjuluki tank-tank mereka sebagai peti mati bermesin, akibat mudahnya dilumpuhkan oleh lawan.
5 Tobruk.sized Erwin Rommel, Si Rubah Gurun Penakluk Tobruk 
Penaklukan Tobruk dimulai dengan upaya melumpuhkan Gazala Line, garis pertahanan yang dijaga kuat oleh pasukan Inggris. Setelah Gazala Line roboh, penyerbuan dilanjutkan dengan pendudukan Tobruk. Pada tanggal 20 Juni 1942, akhirnya Tobruk tunduk dibawah Rommel.
Operasi merebut Tobruk menyebabkan kerugian luar biasa di pihak Inggris. Beberapa kesatuan infanteri dan lapis baja yang dimilikinya hancur digilas panser-panser Jerman. Padahal di hitungan kertas, Inggris memiliki modal kekuatan yang lebih besar dibanding penyerbunya.
Di pertempuran ini pula Rommel memperoleh reputasinya sebagai komandan yang cakap. Dia mampu memperoleh loyalitas dan kepercayaan penuh para prajuritnya.
Tidak seperti komandan Inggris yang memimpin peperangan dari garis belakang, Rommel selalu mengarahkan anak buahnya langsung dari garis depan. Dalam pertempuran di gurun, pengenalan komandan atas detil medan tempur menjadi keuntungan tersendiri.
Selain kawan, Rommel juga mendapat penghormatan dari jenderal lawan. Disamping kehebatannya sebagai komandan, dia juga terkenal selalu memperlakukan tawanan dengan baik. Pernah dalam suatu saat, Hitler memerintahkan Rommel membunuh semua tawanan Yahudi, namun Rommel tidak pernah mengindahkan perintah itu.
Atas keberhasilannya menaklukkan Tobruk, dua hari kemudian Hitler mempromosikan Rommel menjadi Field Marshal. Field Marshal adalah pangkat tertinggi dalam AD Jerman dan di usianya yang baru 50 tahun, Rommel merupakan orang termuda yang mampu mencapai jenjang itu.